08 Jul

"Meramal" Market Share dengan Data Top Brand

Posted By Admin | 08 Jul 2013

Oleh : Apipudin – Data Analyst Manager Frontier Consulting Group

Loyalitas merek (brand loyalty) merupakan suatu ukuran keterkaitan pelanggan kepada sebuah merek (Aaker, 1997:56). Ukuran ini mampu memberikan gambaran tentang mungkin tidaknya seorang pelanggan beralih ke merek lain yang ditawarkan oleh kompetitor, terutama jika pada merek tersebut didapati adanya perubahan, baik menyangkut harga ataupun atribut lainnya. Seorang pelanggan yang sangat loyal kepada suatu merek tidak akan dengan mudah memindahkan pembeliannya ke merek lain, apa pun yang terjadi dengan merek tersebut.

Bila loyalitas pelanggan terhadap suatu merek meningkat, kerentanan kelompok pelanggan tersebut dari ancaman dan serangan merek produk pesaing dapat dikurangi. Dengan demikian, brand loyalty bisa dijadikan sebagai salah satu indikator yang jelas terkait peluang penjualan, yang berarti pula peningkatan atau penurunan market share sebuah merek di masa mendatang.

Salah satu ukuran loyalitas yang diukur dalam survei Top Brand adalah future intention, yaitu kemungkinan sebuah merek untuk dikonsumsi/digunakan lagi di masa mendatang. Pada kesempatan kali ini, penulis akan melakukan analisis terhadap loyalitas (future intention) untuk memprediksi market share (last usage (LU): merek yang terakhir/paling sering dikonsumsi) di masa mendatang.

Analisis pertama dilakukan untuk kategori produk permen mint. Dari grafik “Brand Switching Analysis Kategori Produk Permen Mint 2012” terlihat bahwa pada tahun 2012, Relaxa cukup superior dengan market share (LU) sebesar 50,1%. Berdasarkan brand switching analysismarket share Relaxa diprediksi turun sebesar 14,6% (nilai net switching) dari market share tahun 2012 (turun sebesar 50,1% x 14,6% = 7,09%), menjadi 42,8% pada tahun 2013.

Setelah survei Top Brand pada tahun 2013 dilakukan, ternyata market share Relaxa adalah sebesar 43,9% atau turun sebesar 6,2% dibandingkan tahun 2012. Merek-merek lain yang diprediksi mengalami penurunan market share pada tahun 2013 adalah Golia dan Hexos, sedangkan Mentos, Kiss Mint, dan Foxs diprediksi mengalami kenaikan market share pada tahun 2013.

Meramal Market Share dengan Data Top Brand

Brand Switching Analysis Kategori Produk Permen Mint 2012

Sumber: Frontier Consulting Group, Research Division

Nilai mean square error (rata-rata error kuadrat) dari selisih antara market share prediksi tahun 2013 dengan market share aktual tahun 2013 adalah 4,4%, sedangkan korelasi antara market share aktual dan prediksi sebesar 0,993. Artinya, prediksi kenaikan atau penurunan market share produk permen mint tersebut cukup akurat. Selanjutnya, bagaimanakah prediksi market share enam merek permen mint itu di tahun 2014?

Meramal Market Share dengan Data Top Brand

Brand Switching Analysis Kategori Produk Permen Mint 2013

Sumber: Frontier Consulting Group, Research Division

Market share Relaxa diprediksi mengalami penurunan juga pada tahun 2014, sehingga market share Relaxa pada tahun 2014 diprediksikan menjadi 38,7%. Sebaliknya dengan Mentos, Kiss Mint, dan Hexos yang diprediksi mengalami kenaikan market share pada tahun 2014.

Analisis selanjutnya dilakukan untuk kategori produk tabungan. Dari grafik “Brand Switching Analysis Kategori Produk Tabungan 2012”, terlihat bahwa pada tahun 2012 market share tertinggi produk tabungan dimiliki oleh Tahapan BCA, dengan market share sebesar 27,1%. Berdasarkan Brand Switching Analysis, market share Tahapan BCA diprediksi naik sebesar 0,2% (nilai net switching) dari market share tahun 2012, menjadi 27,1% pada tahun 2013. Setelah survei Top Brand pada tahun 2013 dilakukan, ternyata market share Tahapan BCA adalah sebesar 27,4% atau naik sebesar 0,3% dibandingkan tahun 2012. Merek lain yang diprediksi mengalami kenaikan market share pada tahun 2013 adalah BRI Simpedes. Sedangkan BRI Britama, Tabungan Mandiri, dan BNI Taplus diprediksi mengalami penurunan market share pada tahun 2013.

Meramal Market Share dengan Data Top Brand

Brand Switching Analysis Kategori Produk Tabungan 2012

Sumber: Frontier Consulting Group, Research Division

Nilai mean square error (rata-rata error kuadrat) dari selisih antara market share prediksi tahun 2013 dengan market share aktual tahun 2013 adalah 2,9%, sedangkan korelasi antara market share aktual dan prediksi sebesar 0,943. Artinya prediksi kenaikan atau penurunan market share produk tabungan tersebut cukup akurat. Selanjutnya, bagaimanakah prediksi market share lima produk tabungan itu di tahun 2014?

Meramal Market Share dengan Data Top Brand

Brand Switching Analysis Kategori Produk Tabungan 2013

Sumber: Frontier Consulting Group, Research Division

Market share Tahapan BCA diprediksi mengalami kenaikan juga pada tahun 2014, sehingga market share Tahapan BCA pada tahun 2014 diprediksikan menjadi 28,8%. Sebaliknya dengan produk tabungan lainnya, diprediksikan mengalami penurunan market share pada tahun 2014.

Selain analisis brand switching tersebut, dapat dilihat pula bahwa rata-rata loyalist pada kategori produk tabungan jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata loyalist pada kategori produk permen mint. Sedangkan standar deviasi (simpangan baku) dari nilai net switching merek-merek produk tabungan jauh lebih kecil dari simpangan baku nilai net switching merek-merek permen mint. Hal ini menunjukkan, pada kategori produk tabungan konsumen/nasabah cenderung loyal sedangkan pada kategori permen mint, konsumen cenderung switcher.

Meramal Market Share dengan Data Top Brand

Index Loyalist dan Simpangan Baku Net Switching tahun 2012

Sumber: Frontier Consulting Group, Research Division

Dapatkan Artikel Terbaru Top Brand

Silakan Masukan Email Anda.

Delivered by FeedBurner