(021) 4514 151 0811 1991 8888

Butuh informasi lebih lanjut? Hubungi Kami.

Jurus INA–SANGO Yang Bikin Kompetitor Ketar-Ketir

20 Mei 2026

|

Sango

Persaingan industri perlengkapan sanitasi (sanitaryware) dan peralatan makan semakin kompetitif di 2026. Namun, inovasi desain dan pengembangan warna yang agresif menjadi strategi yang mengantarkan INA dan SANGO tetap unggul di pasar nasional.

Keunggulan tersebut kembali mendapatkan pengakuan melalui raihan Top Brand Award 2026. Penghargaan paling bergengsi bagi brand di Indonesia itu menjadi indikator tingginya tingkat kepercayaan pelanggan terhadap kedua brand tersebut.

Commercial & Marketing Director PT Inax International Pepy Alamsjah kepada Marketingcoid menyampaikan bahwa inovasi visual produk menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan dalam mempertahankan daya saing di tengah banyaknya pilihan produk di pasar.

Menurutnya, perusahaan secara konsisten mengembangkan kualitas produk yang dipadukan dengan variasi desain serta warna yang mengikuti tren dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Strategi tersebut dinilai mampu memperkuat brand identity sekaligus meningkatkan daya tarik produk di mata pelanggan.

“Pengembangan produk INA dan SANGO berlandaskan teknologi keramik Jepang yang telah dikenal memiliki ketahanan dan kualitas tinggi. Teknologi tersebut kemudian dikombinasikan dengan inovasi pada aspek estetika, khususnya pada pengembangan tekstur permukaan dan warna,” jelas Pepy.

Pada lini produk sanitary, kata Pepy, inovasi tekstur seperti stand stone dan natural stone menjadi pembeda yang memperkuat karakter produk. Selain itu, eksplorasi warna, termasuk warna maroon yang pernah menjadi tren di pasar turut memperluas pilihan pelanggan.

“Inovasi desain dan warna bukan hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi bagian dari strategi diferensiasi produk yang sulit ditiru kompetitor, baik dari brand global maupun lokal,” kata Pepy.

Selain fokus pada inovasi produk, perusahaan juga menargetkan peningkatan penetrasi pasar pada 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan Unique Selling Proposition (USP), khususnya pada pengembangan desain, tekstur, dan variasi warna produk yang lebih relevan dengan preferensi konsumen.

Lebih lanjut, Pepy menambahkan, keberhasilan sebuah brand tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga ketersediaan produk di berbagai daerah. Hal ini menjadi perhatian penting karena penilaian Top Brand dilakukan melalui survei di sejumlah kota besar di Indonesia. Pepy dengan tegas mengatakan bahwa perusahaan akan terus memperkuat distribusi guna memastikan ketersediaan produk di pasar nasional sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

“Top Brand Award 2026 ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi INA dan SANGO sebagai salah satu pemain utama di industri keramik dan peralatan rumah tangga di Indonesia,” pungkas Pepy.

Tags

Sango

Suka dengan artikel ini? Bagikan artikel ini ke sosial media Anda.

© 2026.   Hak Cipta oleh    Dilindungi Undang-undang